PENYAKIT RENDAH DIRI DAN
BANGGA DIRI
Saya ambil artikel ini dif fb Iron Lady sebagai motivasi.
Baik inferiority complex - atau superiority complex - kedua-duanya bukanlah hal yang baik. Orang yang inferiority complex - ialah orang yang merasa rendah diri, pesimis dan selalunya negatif. Ia adalah perasaan. Inferiority complex ini ada di dalam jiwa kita. Ia adalah sikap. Kita menganggap kita sentiasa menjadi orang yang kalah.
Orang kita yang melihat orang Inggeris - akan cepat teruja. Cepat merasa orang luar itu hebat. Ia perasaan dalam diri. Ini adalah inferiority complex. Kita berasa kita kerdil sangat. Sedangkan hakikatnya - kita mungkin lebih baik.
Sekilas: Macam betul je kata Iron Lady
Inilah perasaan rendah diri. Ia berbeza dengan perlunya hidup merendah diri. Orang yang belajar tinggi, atau ada pangkat besar, tetapi hidup merendah diri - itu bukan inferiority complex.
Sekilas: Oh ye
Banyak penjenayah atau pelaku juvenil dikatakan mempunyai inferiority complex. Apa kaitannya? Sebabnya dengan melakukan hal yang hebat itu - walaupun buruk, mereka merasa ia telah menggantikan perasaan mereka yang dilihat rendah itu. Mereka yang membunuh atau mencuri itu adakalanya merasakan perlakuan itu sangat hebat. Mereka merasa mereka sangat kuat. Sedangkan - itu hanyalah khayalan sahaja!
Superiority complex ialah hal yang tidak nyata. Misalnya, apabila kita bertemu dengan seseorang - yang menceritakan hal kehebatannya - yang pelik - yang aneh, itu ialah manusia yang superiority complex.
Pernah jumpa orang ini? Ayah Pin atau Rasul Melayu mungkin termasuk dalam kategori ini. Mereka merasa mereka orang yang hebat. Boleh menyembuh segala penyakit. Mengaku mencipta agama lain. Mengaku sebagai nabi. Ini adalah simptom yang kita pernah lihat.
Sekilas: Boleh masuk kes Sultan Melaka
Pengikutnya pula - mungkin merasa rendah diri. Mereka orang yang mempunyai inferiority complex. Mereka juga ingin dilihat hebat. Jadi mereka berusaha menggantikan perasaan rendah diri itu. Jadi, mereka mula terpedaya dengan ‘tokoh’ superiority complex ini.
Apa tindakan kita untuk betulkan ‘penyakit complex’ ini jika ianya telah ‘berjangkit’ dengan diri kita?

No comments:
Post a Comment